Tampilkan postingan dengan label Diving. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diving. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 April 2010

RAJA AMPAT, WISATA BAHARI TERBAIK DI DUNIA

Mancing Gembira: Giant TrevallyKabupaten Raja Ampat letaknya terpencil di Papua Barat. Kawasan ini menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Wisata bahari Raja Ampat dikenal sebagai salah satu dari 10 wisata menyelam terbaik di dunia.

Pesona dan kekayaan alam bawah laut, menjadi andalan Kabupaten Raja Ampat menembus persaingan dunia pariwisata di Indonesia dan dunia. Kawasan ini dikenal sebagai pusat sumber daya alam tropis terkaya di dunia.

"Kita ingin memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Wisata bahari Raja Ampat mempunyai potensi dan peluang menjadi yang utama dalam pentas dunia," kata Bupati Raja Ampat Marcus Wanma saat pembukaan Pusat Informasi Wisata Raja Ampat di Jl By Pass Sanur, Denpasar, Kamis (15/4/2010).

Untuk memperkenalkannya ke dunia, Raja Ampat membuka pusat informasi di Bali. Alasannya, Bali sebagai destinasi utama kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

"Melalui Bali kita memperkenalkan dan mengundang investor dunia ke Raja Ampat," kata Marcus.Mancing Gembira: Diving Soft Coral Raja Ampat

Raja Ampat adalah kabupaten baru di Indonesia. Wilayah yang terletak terpencil di Papua Barat ini baru berusia tujuh tahun. Bahkan, infrastrukturnya belum memadai. Untuk mencapai Raja Ampat, wisatawan harus terbang ke Sorong kemudian menyusuri laut sejauh 71 km untuk tiba di Raja Ampat.

Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010. (gds/djo)
Sumber: detik.com, Edited By MG

Jumat, 21 Agustus 2009

TURNAMEN MANCING TAKABONERATE 2009

Baru saja Mancing Gembira mendapat info bahwa akan diadakan turnamen mancing internasional yang cukup besar yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Selayar pada tanggal 16 hingga 18 Oktober 2009.

Total hadiah yang diperebutkan dalam acara yang diberi nama International Fishing Competition ini ialah berupa uang tunai sebesar 200 juta rupiah plus 2 mobil (Suzuki APV dan Toyota Avanza) untuk pemancing yang dapat memecahan rekord nusantara. Ini merupakan turnamen mancing yang menyediakan hadiah yang terbesar hingga saat ini di tanah air.

Turnamen ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Selayar yang bertema Takabonerate Islands Expedition 2009, dimana terdiri dari bagian besar yaitu Marine Event dan Culture Even. Marine Event terdiri dari Underwater Exhibition (23-25 Okt 2009), International Fishing Competition (16-18 Okt 2009), Underwater Archeology Dive (23-25 Okt 2009), Lambo Island Expedition (23-24 Okt 2009), Lepa-lepa Race (03-04 Okt 2009). Sementara Cultural Event terdiri dari Kajo Culture Festival (16-18 Okt 2009), Traditional Music & Dance Performance (10-30 Okt 2009).

Mancing Gembira: Takabonerate Island Expedition 2009
Pemilihan tanggal 16 - 18 Oktober 2009 untuk turnamen mancing kali ini didasari pada asumsi bahwa bulan Oktober adalah merupakan waktu yang sangat bagus untuk melaut bagi nelayan setempat di daerah Takabonerate, laut begitu. Tanggal tersebut bertepatan dengan bulan gelap, perbedaan tinggi pasang surut permukaan laut tidak akan melebihi 50 cm, sehigga arus diperkirakan tidak akan kencang.

Sandy Indrawan yang merupakan salah satu Ketua Formasi, Pengurus Formasi Pusat akan mendukung sepenuhnya kegiatan yang merupakan kerja bareng antara Pengda Formasi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Selayar ini. Pengurus Formasi Pusat siap memfasilitasi dan membantu setia klaim pemancing yang berhasil memecahkan Rekor Dunia yang tercipta di Indonesia ke IGFA.

Kabarnya pemancing yang ingin mengikuti turnamen ini tidak dipungut biaya pendaftaran. Sementara biaya sewa kapal mancing dilokasi berkisar Rp. 1.500.000,- per hari termasuk BBM antara Selayar dan Takabonerate pp. Jika pemancing ingin mancing dengan cara trolling, dikenakan biaya tambahan solar.

Akses ke lokasi turnamen dalam hal ini Selayar bisa dicapai dengan pesawat dari Makassar dalam waktu 40 menit. Selain itu jika menggunakan bus dan ferry memakan waktu 8 jam.

Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini bisa ditanyakan melalui telp: +6241421725 atau melalui email: budparselayar@yahoo.com. [MG]
Salam Strike, jangan lupa Catch & Release...