Halo jagoan, apa kabar..?
Ada satu hal yang mungkin agak terlupakan dari ingatan kita sebagai pemancing. Yaitu sisi filosofis yang terdapat dalam memancing. Kebanyakan dari kita memancing hanyalah sebagai ajang penyalur hoby atau pengisi waktu luang. Tidak salah memang, namun ada sisi positif lain jika kita mau menyelami sedikit lebih dalam. Apa itu ?
Ya... =>Filosofi Memancing = Filosofi Berdagang/Berbisnis<=
Mari kita ulas teman-teman melalui ilustrasi berikut:
=> Ketika akan berangkat memancing, apakah yang kita siapkan ?
yang pasti banyak hal. Mulai dari umpan, joran, benang pancing, kail, dan peralatan-
peralatan lain yang dibutuhkan. Kita berangkat memancing dengan sebuah pengharapan
besar akan mendapatkan banyak ikan tangkapan kita.
"...Hubungan hal diatas dengan perniagaan/perdagangan/bisnis adalah ketika kita akan
berdagang/berbisnis, pastilah kita mempersiapkan segala sesuatu untuk itu. Mulai dari dana
perbekalan, strategi, peralatan untuk mendukung/memperlancar kegiatan perdagangan
kita...."
=> Sebelum hal diatas, pastilah kita merencanakan kemana kita akan memancing ? hal ini
berhubungan dengan pemilihan lokasi pemancingan yang kita rencanakan. Beda lokasi, beda
pula ikan yang ada dan berbeda pula umpan yang digunakan.
"....Hubungan ini dengan dunia perdagangan/bisnis adalah tentang 'Analisis Pasar'. Dimana
kita akan melakukan perdagangan, bisnis, maka strategi yang kita gunakan juga harus tepat.
jangan sampai kita salah pasar. Harus sesuai dengan apa yang pasar inginkan. Kita tidak bisa
menentang arus atau kerugian akan menimpa kita. Pengamatan jeli, merupakan salah satu
hal mutlak yang harus dilakukan agar kita menang...."
=> Ketika sampai di lokasi pemancingan, kita pasang umpan, dan melemparkanya ke tempat
mancing. Apa yang kita lakukan ? Sabar...sabar...dan sabar, sampai umpan kita disambar
oleh ikan buruan kita. Ada yang beberapa menit langsung dapat, ada yang satu jam, dua jam,
seharian baru dapat, atau bahkan tidak dapat sama sekali.
"....Hubungan hal diatas dalam dunia bisnis, perdagangan adalah ketika kita sudah terjun di
lapangan, maka kesabaran kita akan diuji. Menunggu customer, peminat datang
menghampiri. Ada yang cepat laku dan habis, ada juga yang laku sedikit, ada juga yang tidak
laku sama sekali. Ya, inilah bisnis. Ilmu yang sangat dalam yang didapat dari kegiatan
memancing...."
Semoga Bermanfaat...!
Tampilkan postingan dengan label Mancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mancing. Tampilkan semua postingan
Senin, 28 Juni 2010
Rabu, 09 Juni 2010
MANCING TERBANG...???
Halo rekan-rekan Jagoan Mancing...
Ada yang bingung dengan judul diatas...??? Saya kira bagi pemancing kelas berat atau yang mempunyai jam terbang tinggi, tidak aneh akan istilah ini. Inilah yang biasa disebut sebagai
"Fly Fishing".
Fly fishing sebenarnya merupakan salah satu teknik mancing yang cukup lama. Teknik ini sedikit berbeda dengan teknik-teknik yang lain. Tentunya setiap teknik memiliki ciri khas tersendiri ;-)
Jika kita melihat pemancing yang menggunakan teknik ini, bagi yang belum tau pasti bingung. Orang tersebut niat memancing atau main-main...??? ;) Ya, tidak biasanya seperti memancing pada umumnya. Pemancing yang menggunakan teknik ini selalu melempar tali pancing berikut umpan ke sasaran tembak, namun hal ini dilakukanya secara berulang-ulang sampai lemparan pada target tersebut disambar ikan.
Maka dari itu, tali pancing terlihat seperti melayang-layang di udara dengan ringanya. Karena jenis tali pancing yang digunakan untuk teknik ini memang beda dengan tali pancing (senar) yang biasa digunakan. Lebih ringan dan seperti tidak punya daya kekuatan. Lempar-tarik, lempar-tarik. Ya itulah yang dilakukan para "Pemancing Terbang (fly fisherman)" ;)
Untuk rekan-rekan yang belum tau teknik ini atau ingin belajar lebih jauh teknik ini, silahkan klik disini ! untuk mendapatkan link download panduanya, trims
Selamat Mencoba !
Ada yang bingung dengan judul diatas...??? Saya kira bagi pemancing kelas berat atau yang mempunyai jam terbang tinggi, tidak aneh akan istilah ini. Inilah yang biasa disebut sebagai
"Fly Fishing".
Fly fishing sebenarnya merupakan salah satu teknik mancing yang cukup lama. Teknik ini sedikit berbeda dengan teknik-teknik yang lain. Tentunya setiap teknik memiliki ciri khas tersendiri ;-)
Jika kita melihat pemancing yang menggunakan teknik ini, bagi yang belum tau pasti bingung. Orang tersebut niat memancing atau main-main...??? ;) Ya, tidak biasanya seperti memancing pada umumnya. Pemancing yang menggunakan teknik ini selalu melempar tali pancing berikut umpan ke sasaran tembak, namun hal ini dilakukanya secara berulang-ulang sampai lemparan pada target tersebut disambar ikan.
Maka dari itu, tali pancing terlihat seperti melayang-layang di udara dengan ringanya. Karena jenis tali pancing yang digunakan untuk teknik ini memang beda dengan tali pancing (senar) yang biasa digunakan. Lebih ringan dan seperti tidak punya daya kekuatan. Lempar-tarik, lempar-tarik. Ya itulah yang dilakukan para "Pemancing Terbang (fly fisherman)" ;)
Untuk rekan-rekan yang belum tau teknik ini atau ingin belajar lebih jauh teknik ini, silahkan klik disini ! untuk mendapatkan link download panduanya, trims
Selamat Mencoba !
Selasa, 01 Juni 2010
MANCING KULINER
Umumnya para penggiat mancing kuliner ini adalah para pemancing yang sudah dewasa dalam memancing karena bukan lagi mengejar target ikan dengan quantitas dan kualitas besar, tetapi lebih kepada menikmati trip mancing sambil bersenda gurau dengan rekan-rekannya serta mengekspresikan kemampuannya mengolah ikan hasil pancingan. Mereka benar-benar menikmati trip mancing tersebut tanpa menargetkan hasil pancingan yang muluk-muluk.
Para peserta mancing kuliner ini biasanya tidak membawa peralatan mancing yang rumit dan mahal-mahal. Beberapa orang cukup membekali diri dengan gulungan kenur untuk mancing dengan teknik handline, sementara yang lain ada yang menggunakan joran sederhana untuk teknik dasaran, casting ringan dan jigging ringan dengan inchiku. Tidak lupa mereka melengkapi sabiki untuk mancing tembang. Peralatan dan perlengkapan masak biasanya mendapat porsi paling besar ketimbang mancing.
Keahlian dan kemampuan mengolah ikan dan bumbu-bumbu serta bahan makanan lain merupakan aktraksi tersendiri diatas kapal. Biasanya beberapa peserta yang bertugas memasak telah mempersiapkan menu apa yang akan dihidangkan, sementara rekan-rekan lain sibuk mancing untuk mendapatkan ikan yang bisa diolah. Setelah ikan didapatkan, mulailah sang koki dibantu asisten-asistennya memperlihatkan keahlian mengolah ikan tersebut. Hal yang menarik dari kuliner ini, ikan laut yang masih fresh rasanya akan sangat nikmat dibanding ikan yang sudah tidak segar lagi.
Apakah anda tertarik dengan mancing kuliner ini? Tidak ada salahnya didiskusikan dengan rekan-rekan mancing anda mengenai trip mancing kuliner.
Salam strike...
Ket Foto: Upload by Sigit (milis: Mancing-L)
Minggu, 30 Mei 2010
CACING BAKAR, JURUS AMPUH UNTUK BERBURU BELUT
Yup, apa kabar rekan-rekan....
Sudah ada yang mempraktekkan tips-tips kemaren...???
Kalo belum, saya tunggu komentnya ya ;-)
Mungkin dari rekan-rekan ada yang suka berburu belut...??? entah itu dengan cara mancing atau dengan perangkap...??? Kalo ada, silahkan coba yang satu ini kawan ;-)
Ketika hendak memancing belut atau membuat perangkap untuk belut di sawah, biasanya hanya memakai katak kecil/kecebong, cacing, atau jangkrik. Nah untuk yang ini, ketika anda ingin membuat perangkap untuk belut, sebelum mengikat cacing dalam perangkap, hendaknya cacing untuk dibakar terlebih dahulu. Jangan lama-lama ya, nanti gosong... ;-0)
Setelah cacing dibakar, maka ikat didalam perangkap untuk belut. Kemudian benamkan perangkap tersebut ke dalam lumpur sawah. Cari tempat yang sekiranya belut disitu.
Untuk pemilihan waktu penempatan perangkap, pilih di sore hari menjelang magrib. Tinggal perangkap tersebut semalam di tempatnya.
Pada keesokan harinya, pagi-pagi atau selepas sholat subuh, silahkan angkat perangkap. Namun anda perlu hati-hati lho, karena bisa jadi yang masuk perangkap adalah ular atau ular dan belut ;-), So, anda bisa BUKTIKAN sendiri hasil dari perangkap cacing bakar ini... ;)
Mengapa cacing bakar...???
karena aroma dari cacing yang dibakar, sangat menyengat di hidung belut ;-)
ya intinya, tips gini lebih MUJARAB ketimbang yang biasa dilakukan. Selamat Mencoba... !!!
Tips Sukses:
Lakukan masang perangkap diatas pada masa tanam tiba. Ketika sawah baru selesai di cangkul atau digemburkan. Karena pada saat ini lebih banyak belutnya ;-)
Sudah ada yang mempraktekkan tips-tips kemaren...???
Kalo belum, saya tunggu komentnya ya ;-)
Mungkin dari rekan-rekan ada yang suka berburu belut...??? entah itu dengan cara mancing atau dengan perangkap...??? Kalo ada, silahkan coba yang satu ini kawan ;-)
Ketika hendak memancing belut atau membuat perangkap untuk belut di sawah, biasanya hanya memakai katak kecil/kecebong, cacing, atau jangkrik. Nah untuk yang ini, ketika anda ingin membuat perangkap untuk belut, sebelum mengikat cacing dalam perangkap, hendaknya cacing untuk dibakar terlebih dahulu. Jangan lama-lama ya, nanti gosong... ;-0)
Setelah cacing dibakar, maka ikat didalam perangkap untuk belut. Kemudian benamkan perangkap tersebut ke dalam lumpur sawah. Cari tempat yang sekiranya belut disitu.
Untuk pemilihan waktu penempatan perangkap, pilih di sore hari menjelang magrib. Tinggal perangkap tersebut semalam di tempatnya.
Pada keesokan harinya, pagi-pagi atau selepas sholat subuh, silahkan angkat perangkap. Namun anda perlu hati-hati lho, karena bisa jadi yang masuk perangkap adalah ular atau ular dan belut ;-), So, anda bisa BUKTIKAN sendiri hasil dari perangkap cacing bakar ini... ;)
Mengapa cacing bakar...???
karena aroma dari cacing yang dibakar, sangat menyengat di hidung belut ;-)
ya intinya, tips gini lebih MUJARAB ketimbang yang biasa dilakukan. Selamat Mencoba... !!!
Tips Sukses:
Lakukan masang perangkap diatas pada masa tanam tiba. Ketika sawah baru selesai di cangkul atau digemburkan. Karena pada saat ini lebih banyak belutnya ;-)
Sabtu, 29 Mei 2010
IKAN MAKAN SARDEN...???
Ada ikan kok makan 'Sarden Ikan...???'
Mungkin anda sedikit banyak bingung. Tapi itu semua benar ;)
Dalam artian, sarden ikan dibuat campuran/ramuan umpan ikan... ;)
Yup, lagi-lagi masih berkaitan dengan umpan dan umpan ;-) ya, karena ini bisa jadi alternatif yang banyak dicari orang-orang/pemancing.
Tips kali ini mungkin akan sangat berguna bagi anda yang ingin berburu ikan lele (cat fish) dan sejenisnya. Seperti patin, dll. Lele sudah jarang kita temui di habitat aslinya. Seperti rawa-rawa, waduk, sungai, dll. Jika ingin mendapatkan sensasi STRAIGHT dari ikan ini, sekarang kita ke kolam pancing. Sudah banyak tersedia... ;-)
So, bagaimana cara ngebuat sarden buat umpan...? ikuti langkah-langkah di bawah:
Pertama;
Buka sarden dan tuangkan pada sebuah wadah.
Kedua;
Tuangkan pelet dan telur bebek kedalamnya, aduk-aduk sampai menyatu dan....
Umpan SIAP digunakan ;-)
Mudah dan simpel bukan...??? Buktikan hasilnya. Terutama untuk mancing lele, patin di kolam.
So, silahkan bagi koment anda disni....!
Selamat Mencoba ;-)
Mungkin anda sedikit banyak bingung. Tapi itu semua benar ;)
Dalam artian, sarden ikan dibuat campuran/ramuan umpan ikan... ;)
Yup, lagi-lagi masih berkaitan dengan umpan dan umpan ;-) ya, karena ini bisa jadi alternatif yang banyak dicari orang-orang/pemancing.
Tips kali ini mungkin akan sangat berguna bagi anda yang ingin berburu ikan lele (cat fish) dan sejenisnya. Seperti patin, dll. Lele sudah jarang kita temui di habitat aslinya. Seperti rawa-rawa, waduk, sungai, dll. Jika ingin mendapatkan sensasi STRAIGHT dari ikan ini, sekarang kita ke kolam pancing. Sudah banyak tersedia... ;-)
So, bagaimana cara ngebuat sarden buat umpan...? ikuti langkah-langkah di bawah:
Pertama;
Buka sarden dan tuangkan pada sebuah wadah.
Kedua;
Tuangkan pelet dan telur bebek kedalamnya, aduk-aduk sampai menyatu dan....
Umpan SIAP digunakan ;-)
Mudah dan simpel bukan...??? Buktikan hasilnya. Terutama untuk mancing lele, patin di kolam.
So, silahkan bagi koment anda disni....!
Selamat Mencoba ;-)
Kamis, 27 Mei 2010
MUJARAB: Essens (pemberi rasa pada kue) Untuk Campuran Umpan Mancing
Rekan-rekan ada yang tau apa itu essens ? mungkin sebagian sudah tau, faham, atau bahkan sering menggunakan ;-)
Ya, essens adalah sebuah cairan yang biasanya digunakan sebagai campuran (memberi rasa dan aroma) pada pembuatan kue. Jenis essens bermacam-macam. Ada yang rasa nangka, durian, strawbery, sirsak,dll. Tergantung ingin berasa apakah kue yang kita buat ;-)
Namun, ada sedikit hal yng mungkin belum banyak orang tau, termasuk anda ;-), bahwa essens bisa dipakai sebagai campuran umpan buatan untuk memancing. Khususnya di air tawar, dan ini sangat MANJUR lho.... kami sudah pernah buktikan ;-)
Jenis ikan yang suka akan aroma dari essens ini juga beragam. Mulai dari gurame, mujaer, wader,dll. So, bagaimana caranya ?
Cara untuk ini sangat mudah, yaitu tinggal tambahkan saja essens pada ramuan umpan yang anda buat atau pada saat membuat adonan umpan. Jenis essens yang pernah saya pakai adalah essens nangka. Saya campurkan dengan ramuan umpan yang biasa kita pakai memancing.
So, ternyata terbukti, ikan juga perlu menu yang sedikit berbeda dari menu biasanya yang mereka makan sehari-hari ;-) Ikan juga bisa bosan... ;-)
Oke, silahkan praktekkan dan semoga bermanfaat, Trims
Ya, essens adalah sebuah cairan yang biasanya digunakan sebagai campuran (memberi rasa dan aroma) pada pembuatan kue. Jenis essens bermacam-macam. Ada yang rasa nangka, durian, strawbery, sirsak,dll. Tergantung ingin berasa apakah kue yang kita buat ;-)
Namun, ada sedikit hal yng mungkin belum banyak orang tau, termasuk anda ;-), bahwa essens bisa dipakai sebagai campuran umpan buatan untuk memancing. Khususnya di air tawar, dan ini sangat MANJUR lho.... kami sudah pernah buktikan ;-)
Jenis ikan yang suka akan aroma dari essens ini juga beragam. Mulai dari gurame, mujaer, wader,dll. So, bagaimana caranya ?
Cara untuk ini sangat mudah, yaitu tinggal tambahkan saja essens pada ramuan umpan yang anda buat atau pada saat membuat adonan umpan. Jenis essens yang pernah saya pakai adalah essens nangka. Saya campurkan dengan ramuan umpan yang biasa kita pakai memancing.
So, ternyata terbukti, ikan juga perlu menu yang sedikit berbeda dari menu biasanya yang mereka makan sehari-hari ;-) Ikan juga bisa bosan... ;-)
Oke, silahkan praktekkan dan semoga bermanfaat, Trims
Minggu, 23 Mei 2010
Umpan Ampuh Ikan Air Tawar
Yuhuuuui, ketemu lagi dengan saya ;-) Kali ini saya akan bagikan pengalaman dari seorang sobat saya yang maniak mancing. Yup, dia telah melanglang buana. Mulai dari memancing liar maupun turnamen mancing, meski kelasnya tarkam (antar-kampung)..;-) Tidak jadi masalah untuk itu, yang penting rumusnya untuk meramu umpan ikan pancingan, khususnya air tawar, SANGAT boleh dicoba..! Untuk temen-temen yang suka mancing di air tawar dengan jenis ikan seperti lele, mujaer, nilla, dan sejenisnya, hal ini patut dicoba, Yaitu: 1. Jika Ikan Buruanmu Adalah Lele Tidak usah pusing-pusing untuk membuat umpan buatan dari berbagai macam bahan untuk memancing ikan jenis ini. Cukup gunakan cacing tanah. Namun, perlu anda poles dengan sedikit bumbu agar anda lebih dilirik (umpan) maksudnya ;-) oleh si Lele. How...???
- pertama : Carilah cacing tanah
- kedua : Telor bebek, ambil kuningnya saja
- Ketiga : Masukkan kuning telor bebek ke dalam wadah, kemudian campurkan/aduk cacing kedalamnya
- Keempat : Pergilah berburu lele ! Buktikan apa yang terjadi... ;-)
- Pertama : Beli/ambilah pelet (pakan ikan)
- Kedua : Ambilah daun pandan (yang biasa dibuat penyedap santan/makanan), tumbuk lalu ambil airnya saja. Diblender juga boleh ;-)
- Ketiga : Campur pelet dan air pandan tersebut. Aduk-aduk hingga menyatu.
- Keempat : Umpan siap DIGUNAKAN...
Jumat, 21 Mei 2010
Tips Umpan Ikan Air Tawar 1
Ya, mungkin ada yang butuh resep baru meramu umpan. Kita mencari-cari, di iklan televisi kok gak ada ya...? yup, hanya disini tempatnya... ;-)
Namun ini bukanlah sebuah iklan, hal ini dalam dunia permancingan disebut umpan/pakan. Umpan/pakan bisa jadi dari binatang seperti cacing, jangkrik, larva tawon (tolo), pelet, sampai pada umpan buatan (umpan yang diramu sendiri oleh pemancing).
Mengingat ulasan sebelumnya, kita harus tau dulu jenis ikan apa yang kira-kira akan dipancing. Hal ini untuk menentukan ketepatan pemilihan umpan. Disini, akan kami bagikan sedikit trik untuk umpan buatan berdasarkan pengalaman yang bisa menghasilkan banyak ikan, dengan kata lain ikan suka umpan ini. Khususnya adalah ikan air tawar. Bisa ikan mas/tombro, mujaer, dll. Rekan-rekan bisa coba. Langkah-langkahnya adalah :
Langkah pertama:
Jagung yang gak terlalu tua di parut, bisa juga di blender/jus. Kemudian ditambah mentega, bisa blueband, atau merek yang lain. Keduanya dikukus seperti kue.
Langkah kedua:
Angkat kukusan tersebut, angin-anginkan biar dingin. Setelah dingin dan dikira siap, umpan di aduk dengan ditambah essen, bisa rasa nangka atau duren yang biasa dipakai. Agar lebih bagus lagi, ramuan bisa dicampur dengan telur bebek belut kukus (dibuang isi perut dan tulangnya).
Langkah ketiga
Supaya gak terlalu lembek bisa ditambah sama ubi putih (ubi jalar) yang sudah dikukus. Selanjutnya tambahkan mie instan kering yang sudah dihaluskan, untuk menghindari kelembek-an bahan tadi.
Langkah keempat:
Tambahkan kroto (telur semut merah/rangge) pada umpan dengan meremas-remas. Umpan siap digunakan. Selamat mencoba...!!!
Silahkan tunggu tips berikutnya... Selamat memancing ;-)
Namun ini bukanlah sebuah iklan, hal ini dalam dunia permancingan disebut umpan/pakan. Umpan/pakan bisa jadi dari binatang seperti cacing, jangkrik, larva tawon (tolo), pelet, sampai pada umpan buatan (umpan yang diramu sendiri oleh pemancing).
Mengingat ulasan sebelumnya, kita harus tau dulu jenis ikan apa yang kira-kira akan dipancing. Hal ini untuk menentukan ketepatan pemilihan umpan. Disini, akan kami bagikan sedikit trik untuk umpan buatan berdasarkan pengalaman yang bisa menghasilkan banyak ikan, dengan kata lain ikan suka umpan ini. Khususnya adalah ikan air tawar. Bisa ikan mas/tombro, mujaer, dll. Rekan-rekan bisa coba. Langkah-langkahnya adalah :
Langkah pertama:
Jagung yang gak terlalu tua di parut, bisa juga di blender/jus. Kemudian ditambah mentega, bisa blueband, atau merek yang lain. Keduanya dikukus seperti kue.
Langkah kedua:
Angkat kukusan tersebut, angin-anginkan biar dingin. Setelah dingin dan dikira siap, umpan di aduk dengan ditambah essen, bisa rasa nangka atau duren yang biasa dipakai. Agar lebih bagus lagi, ramuan bisa dicampur dengan telur bebek belut kukus (dibuang isi perut dan tulangnya).
Langkah ketiga
Supaya gak terlalu lembek bisa ditambah sama ubi putih (ubi jalar) yang sudah dikukus. Selanjutnya tambahkan mie instan kering yang sudah dihaluskan, untuk menghindari kelembek-an bahan tadi.
Langkah keempat:
Tambahkan kroto (telur semut merah/rangge) pada umpan dengan meremas-remas. Umpan siap digunakan. Selamat mencoba...!!!
Silahkan tunggu tips berikutnya... Selamat memancing ;-)
Kamis, 20 Mei 2010
Memancing, Oh Memancing
Memancing... Oh memancing...
Ya, itu mungkin salah satu ungkapan yang diucapkan bagi orang-orang yang mempunyai hoby berat tentang memancing.. ^_^
Memancing memang menjadi salah satu hoby penghilang kepenatan dari sekian banyak aktifitas yang membuat orang penat, atau untuk mengisi waktu luang. Pada hari libur atau weekend, mereka menyempatkan diri untuk memancing bersama teman-teman atau bahkan sendiri.
Lokasi pemancingan yang dipilih bisa beragam, mulai dari empang (kolam), tambak, sungai, muara, maupun laut. Tergantung minat dari pemancing sendiri dan ikan jenis apa yang ingin didapatkan. Kegiatan ini tidak jarang dilombakan pada event-event hari kebesaran, karena selain bisa menuangkan hoby, hal ini bisa menjadi ajang kumpul, saling mengakrabkan diri bersama teman-teman, terlebih se-hoby.
Tidak jarang, mereka yang senang akan memancing, membuat empang (kolam) sendiri dan di bisnis-kan. Dalam artian, siapa saja yang mau memancing di tempatnya (empang/kolam) diharuskan untuk membayar per jamnya maupun per kilo hasil tangkapan ikan. Cara ini memang berbayar, namun kepastian untuk mendapatkan ikan pancingan lebih besar dibandingkan dengan memancing "liar" seperti di sungai, muara, maupun laut. Karena di tempat ini, ikannya sudah disiapkan... ;-)
Salah satu hal yang membuat orang enggan memancing adalah mereka tidak tahu tips&trik memancing seperti layaknya pemancing profesional. Nah, disini, di blog ini, temen-temen akan dibagikan semua yang terkait tentang memancing. Seperti:
So, Jangan lewatkan ulasan selanjutnya disini.... ;-) Mari berbagi pengalaman....!!!
Ya, itu mungkin salah satu ungkapan yang diucapkan bagi orang-orang yang mempunyai hoby berat tentang memancing.. ^_^
Memancing memang menjadi salah satu hoby penghilang kepenatan dari sekian banyak aktifitas yang membuat orang penat, atau untuk mengisi waktu luang. Pada hari libur atau weekend, mereka menyempatkan diri untuk memancing bersama teman-teman atau bahkan sendiri.
Lokasi pemancingan yang dipilih bisa beragam, mulai dari empang (kolam), tambak, sungai, muara, maupun laut. Tergantung minat dari pemancing sendiri dan ikan jenis apa yang ingin didapatkan. Kegiatan ini tidak jarang dilombakan pada event-event hari kebesaran, karena selain bisa menuangkan hoby, hal ini bisa menjadi ajang kumpul, saling mengakrabkan diri bersama teman-teman, terlebih se-hoby.
Tidak jarang, mereka yang senang akan memancing, membuat empang (kolam) sendiri dan di bisnis-kan. Dalam artian, siapa saja yang mau memancing di tempatnya (empang/kolam) diharuskan untuk membayar per jamnya maupun per kilo hasil tangkapan ikan. Cara ini memang berbayar, namun kepastian untuk mendapatkan ikan pancingan lebih besar dibandingkan dengan memancing "liar" seperti di sungai, muara, maupun laut. Karena di tempat ini, ikannya sudah disiapkan... ;-)
Salah satu hal yang membuat orang enggan memancing adalah mereka tidak tahu tips&trik memancing seperti layaknya pemancing profesional. Nah, disini, di blog ini, temen-temen akan dibagikan semua yang terkait tentang memancing. Seperti:
- Penentuan waktu mancing yang tepat
- Pemilihan lokasi mancing yang tepat
- Apa saja yang harus disiapkan sebelum mancing
- Umpan yang tepat untuk jenis ikan tertentu
- Peralatan mancing
- Teknik-teknik memancing dan memenangkan lomba mancing
- Dan apapun yang terkait tentang memancing.... ;-)
So, Jangan lewatkan ulasan selanjutnya disini.... ;-) Mari berbagi pengalaman....!!!
Kamis, 15 April 2010
SENSASI MANCING MONSTER ALOR
Alor merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibukota Alor berada di Kalabahi. Penduduk Alor berjumlah 150.000 jiwa, sedangkan luasnya adalah 2.864,6 KM2. Kabupaten ini berbentuk kepulauan dan dilintasi jalur pelayaran dagang internasional ke Samudera Pasifik.Dibalik keindahan alam permukaan dan bawah laut, Alor menyimpan potensi mancing yang sungguh menakjubkan. Beberapa bulan lalu kami mendapat kabar Wiwied, operator mancing Taka Adventure, tentang keganasan monster laut Alor. Lokasi mancing yang tidak jauh dari daratan membuat Alor menjadi salah satu surga mancing yang potensial di Indonesia. Spot mancing di Alor kebanyakan cocok untuk teknik jigging dan dasaran dengan kedalaman kurang lebih 120 m serta arus yang cukup kuat sehingga pemancing yang ingin mancing disana diharapkan membawa stok jig ukuran 250 g hingga 300 g yang cukup banyak.

Untuk mencapai Alor, rekan-rekan bisa menggunakan pesawat tujuan Kupang dan dari Kupang bisa menggunakan pesawat Merpati atau TransNusa yang melayani rute Kupang - Alor 5 kali seminggu. Jika tertarik untuk menjajal monster Alor sebaiknya persiapkan fisik dan disarankan membawa persediaan jig ukuran 250 g dan 300 g yang banyak. Taka Adventure sebagai salah satu operator mancing disana juga menyiapkan rod serta reel bagi tamu-tamunya.
Foto: dokumentasi sdr Wiwied (Taka Adventure)
Senin, 12 April 2010
MUSIM MANCING CUMI
Mancing Gembira akhir pekan ini berkesempatan berwisata ke Pulau Condong, Lampung selatan. Kami menyaksikan banyak nelayan memancing cumi dari garis pantai. Kami sempat mewawancarai para nelayan tersebut. Menurut mereka bulan-bulan ini (april) merupakan puncaknya musim cumi. Dengan hanya bermodalkan segulung kenur dan sebuah kapela (jig squid), dari pagi hingga tengah hari bisa mengumpulkan total tangkapan sekitar 3 kilo cumi dengan ukuran yang lumayan besar.
Melihat hasil yang diperoleh para nelayan tersebut, akhirnya kami pun tergoda untuk mengeluarkan joran dan reel serta capela dari dalam tas. Mulailah kami memancing, satu demi satu cumi karang berhasil kami pancing. Kami sangat menikmati saat-saat ketika cumi menerkam capela dan berjuang untuk melepaskan diri dengan menyemburkan tinta hitam dari tubuhnya.
Menurut situs www.duel.co.jp, saat terbaik untuk mancing cumi adalah bulan April hingga Juni yang merupakan masa berkembang biak cumi. Cumi yang dipancing pada bulan-bulan tersebut biasanya memiliki bobot lebih besar dari pada bulan-bulan lain. Sementara menurut sumber lain, waktu yang tepat untuk mancing cumi ialah pagi hari dan sore hari.Selamat mancing cumi....
Rabu, 30 Desember 2009
TROLLING CUMI
Keinginan untuk mancing ikan sudah timbul sejak berangkat dari pelabuhan Muara Angke, apalagi ditengah perjalanan terlihat segerombolan ikan tongkol sedang bermain dikejauhan. Peralatan mancing serta GPS pun sudah dipersiapkan rekan-rekan kita kali ini.
Begitu kapal yang membawa mereka bersandar didermaga, langsung saja mereka menuju penginapan yang mereka pesan untuk menaruh barang. Sementara beberapa anggota kelompok sibuk mencari kapal mancing untuk disewa, rekan yang lain balik kedermaga untuk memancing baronang. Begitu kapal sudah berhasil dibooking, semua peserta bersiap melaut kembali untuk mancing disekitar Pulau Pramuka.
Kapal mancing mulai meninggalkan dermaga pulau Peramuka, menuju keramba apung diseberang pulau untuk membeli umpan setelah itu langsung menuju spot kapal karam. Strike demi strike mulai terjadi walaupun ikan yang berhasil diangkat relatif kecil-kecil ukurannya (sebesar telapak tangan). Ketika strike mulai berkurang, kapten kapal memindahkan perahu ke spot lain sebelum akhirnya mereka memutuskan untuk trolling tongkol. Karena trolling tongkol ini tidak membuahkan hasil, kapten kapal mancing membawa kapal menuju rumpon yang jaraknya tidak terlalu jauh dari pulau. Beberapa strike berhasil diselesaikan dengan baik. Walaupun ikannya tetap berukuran kecil, hal ini membuat ketiga orang anak yang ikut mancing dengan mereka gembira.
Hari milai gelap, mereka memutuskan untuk kembali kepulau. Salah satu dari mereka berpesan kepada sang kapten kapal agar kapal diturunkan kecepatannya jika lewat diatas gugusan karang didekat pulau karena mereka ingin mancing cumi dengan teknik trolling. Kapal mendekati pulau tepat di atas terumbu karang kapal melambat. Beberapa kapela ukuran besar diturunkan untuk ditrolling, tak berapa lama terdengar teriakan yang membuat heboh seisi kapal "STRIKE...." Salah seorang pemancing berhasil menaikan cumi karang sebesar botol aqua sedang. Dua menit kemudian terdengar teriakan strike dari peserta lain dan dia pun berhasil menaikan cumi karang walaupun ukurannya lebih kecil. Setelah itu pemancing yang lain berhasil strike juga tetapi sayang sekali mereka belum berhasil menaikan cumi alias moncel. Kapal akhirnya merapat didermaga.
Sesampai dipenginapan cumi hasil mancing pun mereka bakar dan makan ramai-ramai. Rasa lezat cumi yang masih fresh kemudian dipanggang tidak ada duanya. Dagingnya terasa lebih manis dibanding cumi yang tidak fresh lagi kemudian dibakar.
Rasa penasaran dengan hasil mancing cumi sebelumnya membuat 3 orang dewasa dan 1 anak kecil kembali menyewa perahu mancing untuk trolling cumi. Acara mancing malam itu tidak berlangsung lama karena bulan tertutup awan tebal dan hujan mulai mengguyur. Hasil yang mereka dapat 11 ekor cumi karang besar-besar dalam waktu 2 jam.
MancingGembira
Selasa, 17 November 2009
TRIP MANCING BINUANGEUN
Kondisi cuaca minggu lalu lumayan bagus, gelombang tidak besar, arus cukup baik, angin sepoi-sepoi. Hujan turun dimalam hari tetapi ikan makan dengan lahapnya pada saat hujan.
Biasanya kondisi jalan merupakan faktor yang membuat para pemancing asal jakarta enggan mancing ke Binuangeun, tapi kali ini kodisi jalan lumayan baik, walaupun ada beberapa bagian (antara saketi dan malimping) mengalami kerusakan, tetapi kondisinya tidak separah musim kemarin. Akhir kata trip minggu kemarin sangat pas. Ikan berlimpah dan jenisnya bervariasi, cuaca mendukung, kondisi jalan juga cukup baik.
Bagaimana rekan mancing, apakah sudah siap strike GT di Binuangeun?
Kamis, 22 Oktober 2009
REPORT TURNAMEN MANCING AGUNG LAKSONO
Pelaksanaan turnamen mancing memperebutkan piala Agung Laksono yang diadakan di Sepulauan Seribu (16 hingga 17 Okt 2009) berjalan dengan sukses. Semua peserta dilepas oleh panitia pada hari pertama turnamen mancing dari dermaga Marina Batavia pukul 4 subuh. Para pemancing mulai mancing hingga pukul 16:00, mereka harus merapat ke dermaga Pulau Bidadari untuk melakukan penimbangan hasil tangkapan pada hari pertama.
Usai penimbangan para peserta dan panitia beristirahat sejenak di kotage yang disediakan panitia di Pulau Bidadari. Malam harinya dilanjutkan dengan acara makan malam bersama sambil dihibur live music. Rencananya setelah makan malam, akan diadakan acara amal, dimana hasilnya akan disumbangkan untuk korban gempa di Sumatera Barat, namun sayangnya cuaca tidak mendukung. Tiba-tiba saja hujan deras disertai angin ribut mengganggu acara yang sudah disiapkan panitia. Alhasil baik panitia maupun peserta buru-buru kembali ke penginapan untuk memanfaatkan waktu beristirahat.
Hari kedua turnamen Mancing Agung Laksono, para peserta dan panitia mulai dengan sarapan pada pukul 3 pagi. Usai sarapan, peserta dan pengamat turnamen segera menaiki kapal masing-masing dan berlayar ke spot mancing yang sudah direncanakan para peserta. Panitia memberi kesempatan peserta mancing untuk kembali hingga pukul 15:30, yang merupakan waktu penimbangan ikan hari ke-2. Hampir semua peserta kembali tepat waktu, walaupun ada beberapa yang telat.
Usai penimbangan hari ke-2, panitia mengadakan jamuan makan dan dilanjutkan pengumuman pemenang lomba. Akhirnya Jackpot berupa mobil Mercedes Benz C200 tidak berhasil diraih oleh peserta turnamen mancing kali ini. Cuaca selama pelaksanaan lomba sangat baik walaupun malam harinya sempat hujan angin. Kondisi laut flat, sangat tenang, arus lumayan (cukup baik).
Pak Pepen, salah seorang pesarta turnamen dari team Jagat, berhasil menaikan ikan tenggiri seberat 5 kg pada hari kedua.
Usai penimbangan para peserta dan panitia beristirahat sejenak di kotage yang disediakan panitia di Pulau Bidadari. Malam harinya dilanjutkan dengan acara makan malam bersama sambil dihibur live music. Rencananya setelah makan malam, akan diadakan acara amal, dimana hasilnya akan disumbangkan untuk korban gempa di Sumatera Barat, namun sayangnya cuaca tidak mendukung. Tiba-tiba saja hujan deras disertai angin ribut mengganggu acara yang sudah disiapkan panitia. Alhasil baik panitia maupun peserta buru-buru kembali ke penginapan untuk memanfaatkan waktu beristirahat.
Hari kedua turnamen Mancing Agung Laksono, para peserta dan panitia mulai dengan sarapan pada pukul 3 pagi. Usai sarapan, peserta dan pengamat turnamen segera menaiki kapal masing-masing dan berlayar ke spot mancing yang sudah direncanakan para peserta. Panitia memberi kesempatan peserta mancing untuk kembali hingga pukul 15:30, yang merupakan waktu penimbangan ikan hari ke-2. Hampir semua peserta kembali tepat waktu, walaupun ada beberapa yang telat.
Usai penimbangan hari ke-2, panitia mengadakan jamuan makan dan dilanjutkan pengumuman pemenang lomba. Akhirnya Jackpot berupa mobil Mercedes Benz C200 tidak berhasil diraih oleh peserta turnamen mancing kali ini. Cuaca selama pelaksanaan lomba sangat baik walaupun malam harinya sempat hujan angin. Kondisi laut flat, sangat tenang, arus lumayan (cukup baik).
Minggu, 11 Oktober 2009
MANCING DI TEBING KARANG DITEMANI CADDY
Menjelang dini hari, ketegangan Jumidi (41) mulai berkurang. Ia sudah bisa tersenyum karena beban tugasnya berkurang. Sebagian tamunya—pengusaha yang ditemaninya memancing sejak Sabtu (10/10) sore—kelelahan dan tidur di tenda di tepi Pantai Bekah.Sebagai caddy, begitu pemandu ini dipanggil, Jumidi tak boleh tidur. Ia harus siap-siaga sepanjang waktu saat tamunya memancing di Pantai Bekah, Dusun Temon, Kecamatan Purwosari, Gunung Kidul, DI Yogyakarta. Tiga dari 15 tamunya dari kota itu tertidur pulas dengan 20-an kilogram ikan hasil mancing.
Sejenak Jumidi meregangkan tubuhnya sambil tetap menjaga beberapa joran yang masih dipasang di antara tonjolan batu karang. Pospor yang menyala di ujung joran sesekali bergerak di kegelapan malam dan menandakan umpan sedang dimakan ikan. Dengan sekuat tenaga, Jumidi menarik joran sambil meneriakkan, ”Dewa Baruna, kulo nyuwun iwak (Dewa Baruna, saya minta ikan).”
Angin yang bertiup kencang dari arah Laut Selatan Gunung Kidul sedang kurang bersahabat dengan para pemancing malam itu. Sebanyak 15 pemancing mulai terlelap, tetapi Jumidi tetap setia menjaga alat pancing. Jika salah seorang dari pengusaha yang ditemaninya mancing hari itu mulai terbangun, joran harus sudah siap dipegang.
Marno (40), rekan Jumidi sesama pemandu di tebing karang, juga terjaga sepanjang malam. Baru ketika para pemancing yang ditemaninya beristirahat, Jumidi dan Marno bisa berkisah banyak tentang hidup sebagai pemandu. Menjadi pemandu tak sekadar pekerjaan, tetapi hobi.
Sebelum menjalaninya, Jumidi dan Marno cuma bisa memancing dengan menggunakan bambu dan senar seharga Rp 17.000. Sejak menjadi pemandu sekitar 1982, setiap akhir pekan mereka pun bisa turut menikmati mancing dengan alat pancing seharga Rp 35 juta lebih setiap joran. Seorang pemancing yang baik hati bahkan meninggalkan sebuah joran lengkap untuk Jumidi.
Dari uang yang dikumpulkannya sebagai pemandu, Jumidi kini memiliki 50 ekor kambing dan 4 ekor lembu. Dia biasanya memperoleh Rp 200.000 per malam, belum lagi jika para pemancing memberi tambahan. Jumidi memang terkenal sebagai orang yang tak bisa diam di desanya. Dia petani tadah hujan, sekaligus pencari lobster karang.
Bergaul dengan banyak pejabat, pengusaha, dan dosen, lulusan sekolah dasar itu bermimpi bisa menyekolahkan empat anaknya hingga perguruan tinggi. Sulung Junaidi kini telah duduk di bangku sekolah menengah kejuruan. ”Semua anak saya masuk ranking di kelas,” bisiknya bernada bangga.
Belum selesai bercerita, Jumidi bergegas menyiapkan wedang teh dan kopi bagi beberapa pengusaha yang malam itu didominasi dari Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA). Tim KTNA ini sedang menggelar turnamen mancing di tebing dan baru pertama kali digelar di Indonesia. Turnamen diikuti 300 pemancing dengan hadiah utama kambing.
Sebagai pemandu, tugas Jumidi tak sekadar berkutat masalah pancing. Dia pun menjadi pengangkut barang pemancing yang beratnya bisa 1 kuintal. Dia biasanya menyunggi beban itu di kepala dengan keranjang bambu rata-rata 2 kilometer.
Resep Jumidi untuk menjaga ketahanan tubuh adalah mengonsumsi jamu rebusan daun pepaya. Sebelum para pemancing tiba di Pantai Bekah, Jumidi turut membantu pemuda karang taruna dari Dusun Temon memasang tenda dan membersihkan bangunan permanen yang sengaja dibangun untuk istirahat pemancing tebing.
Jumidi dan Marno tak pernah bisa duduk diam. Mereka harus terus bergerak: meracik umpan, melempar pancing, menarik mata pancing yang menyangkut di karang, memperbaiki pancing, membuatkan minuman, membuat Jumidi tak pernah jauh dari pemancing. Setiap pemandu bisa menangani dua hingga tiga sekaligus pemancing tebing.
Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, misalnya, hanya tinggal duduk diam dan menjaga mata pancing hingga dimakan ikan. Jika ikan yang dipancing terlalu berat atau di atas 40 kilogram, Jumidi pun segera dipanggil untuk membantu menarik pancing. ”Jika mampu, ya ditarik sendiri. Puncak kenikmatan memancing ya ketika menarik tangkapan ikan,” ucap Winarno.
Winarno mengatakan, keindahan tebing pantai di Gunung Kidul tiada padanannya
di Indonesia. Dari tebing karang Pantai Bekah, pemancing bisa menyaksikan kemunculan ikan lumba-lumba, hiu, dan paus hitam tanpa harus menggunakan kapal. Tak heran Winarno rela tidur beralas tikar di pantai sambil memancing sebulan sekali.
Di kalangan pencinta memancing, tebing-tebing karang di wilayah Gunung Kidul adalah surga. Tebing-tebing curam itu tak hanya menawarkan keindahan panorama alam yang terisolasi.
Meskipun nama dan tugasnya sama dengan caddy yang biasa ditemui di lapangan golf, caddy di tebing karang terdiri dari penduduk lokal bertubuh kekar.
Wilayah Gunung Kidul menyajikan lokasi pancing menarik di 100 titik pantai bertebing. Setiap akhir pekan, kesunyian pantai yang terisolasi itu berubah menjadi hangat oleh kehadiran pencinta mancing....
Sumber: www.kompas.com
Rabu, 24 Juni 2009
MANCING DI PINGGIR LAUT
PERSIAPAN
Olahraga memancing merupakan olahraga yang menyenangkan. Dibalik kegembiraan memancing, kadang kita lupa bahaya yang mengintai. Oleh karena itu perlu persiapan sebelum memancing. Berikut ini merupakan peralatan serta perlengkapan yang diperlukan untuk persiapan mancing di laut:

Life Jacket: Kadang sesuatu yang tidak inginkan terjadi pada diri pemancing seperti terjatuh ke laut akibat ombak atau gelombang yang tinggi dan datang tiba-tiba atau salah berpijak. oleh karena itu jaket pelampung penting untuk keselamatan.

Fishing Vest: Fishing vast atau rompi mancing sangat penting bagi pemancing yang aktif untuk menyimpan lure atau umpan, gunting dan aksesoris lainnya.
Fishing Boots: Fishing boots atau alas kaki untuk mancing penting untuk kenyamanan kaki ada ketika basah oleh air dan melindungi kaki dari karang dan benda-benda tajam lainnya.
Pliers, Scissors, dll: Membawa gunting dan tang penjepit penting untuk membantu memb
uat rangkaian pancing, melepas lure dari ikan, dan lain-lain. Alat ukur juga boleh dibawa untuk mengukur ikan yang kita tangkap.
Polarization Sunglasses: Kaca mata polarize membantu melindungi mata dari sinar matahari dan sambaran benda-benda yang membahayakan mata seperti kail serta mengurangi
pantulan sinar matahari dari permukaan air laut.
Landing Net: Kadang ikan besar tertangkap pada saat kita mancing, landing net atau serokan sangat membantu untuk menaikan ikan besar pada spot yang tinggi dan daerah berbahaya.
TACKLE
Berbicara mengenai apa yang kita butuhkan untuk memancing, jawabannya iyalah sebuah rod (joran) dan reel. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai tackle (piranti).

Rod (Joran) - Terdapat banyak macam rod tergantung panjang dan kepadatan. Ketika membeli rod, hal yang perlu diperhatikan adalah ikan target apa yang akan dipancing dan fishing points.
Reel - Terdapat berbagai pilihan reel, ada yang ukurannya kecil, sedang dan besar. Selain itu dalam pemilihan reel, perlu diperhatikan kecocokan dengan rod yang kita miliki, budget, jumlah bearing (semakin banyak semakin bagus), kapasitas benang, bahan (apakah tahan dengan air asin), faktor-faktor lain.
Line - Umumnya fishing line dikelompokan dalam 3 kategori yaitu: PE line, nylon line, dan fluorocarbon line. Kebiasaan yang berlaku, PE line digunakan sebagai main line dan fluorocarbon line sebagai shock leader. Kekuatan shock leader biasanya 3 kali lebih besar dari main line. Dengan menyambungkan line yang lebih tebal di bagian ujung, akan menyerap hentakan akibat perlawanan ikan dan mencegah tali putus akibat gigi ikan yang tajam.
Lure - gunakan berbagai jenis lure sesuai ikan target dan lokasi mancing. Cobalah bereksperimen dengan berbagai macam warna lure sesuai dengan kondisi atau warna air dan cuaca.
JENIS-JENIS LURE
Berikut ini merupakan penjelasan mengenai berbagai jenis lure
Minnow
seperti yang terlihat pada gambar, minnow adalah sejenis ikan kecil yang bergerak secara alami seperti ikan. Kebanyakan lure jenis minnow merupakan tiruan bentuk dan warna ikan yang hampir sama persis. Lure ini digunakan pada fresh water dan salt water, biasanya effektif pada saat ikan sedang lapar dan rakus. Lure jenis ini tersedia dalam berbagai jenis kedalaman, shallow type untuk target ikan yang relatif tidak dalam (dekat dengan permukaan), deep type untuk target ikan yang bermain di kedalaman, floating type merupakan lure yang bermain dipermukaan dan sinking type merupakan lure yang cepat sekali tengelam untuk target ikan didekat dasar.

Top Water
Lure jenis ini menggoda/menarik ikan di permukaan. Lure ini beraksi seperti ikan kecil yangpanik dan lari menjauh. Lure ini sangat effektif untuk memancing ikan yang bermain disekitar permukaan. Yang termasuk lure jenis ini antara lain jenis pencil dan popper yang menciptakan cipratan dipermukaan dan menimbulkan bunyi yang menggoda ikan.

Vibration
Lure jenis ini menghasilkan gerakan bergetar yang tinggi dengan bergoyang-goyang untuk menarik ikan bahkan dalam perairan dingin atau dengan jarak pandang yang rendah.

Metal Jig
Lure yang terbuat dari timah yang tengelam sambil bergoyang dan mengkilat permukaannya. Lure jenis ini biasanya untuk target perairan dalam, tapi bisa juga untuk target perairan sedang tergantun kondisi arus. Bisa digunakan untuk casting dari pantai untuk jigging di tengah (tergantung berat dan bentuknya).

Target Water Range by Lure:

WARNA LURE
Ada banyak macam warna lure. Pemancing kadang bingung dalam memilih warna lure.

Warna lure terbagi atas 2 macam pola yaitu natural color yang mencontoh bait fish atau ikan mangsa dan yang kedua warna-warna mencolok yang kontras/menyolok yang menggoda didalam air. Warna natural terdiri dari hitam, biru, hijau, coklat pada sisi punggung lure. Warna mencolok terdiri dari hijau kekuningan, oranye, merah dan sebagainya.
Warna-warna natural menggoda selera makan ikan sementara warna mencolok menggugah rasa ingin tahu ikan.
Warna effektif untuk untuk menarik perhatian ikan yang sudah kenyang adalah warna mencolok dibanding warna natural/alami. Dengan kata lain warna lure dengan warna alami cocok untuk ikan yang lapar.
PRAKTEK MEMANCING
Minnow

Kebanyakan ikan-ikan kecil bermain dibalik karang ketika air pasang dan karang berada didalam air. Ikan besar pendatang biasanya datang ke lokasi ini untuk memakan ikan-ikan kecil ini.
Jika lokasi ini agak dangkal, dan kondisi air dan karang seperti diatas, penggunaan minnow bisa dipraktekan. Lure yang bisa di lempar jauh sangat direkomendasikan untuk menjangkau daerah yang lebih dalam.
Top Water (permukaan)

Ketika ikan-ikan kecil dikejar oleh ikan besar dipermukaan, pilih lure permukaan seperti popper. Mainkan rod dengan hati-hati untuk membuat cipratan seolah2 ikan sedang menerkam mangsa.
Vibration

Lure jenis ini direkomendasikan sebagai lure pencari di air dalam ketika spot ikan bermain sulit ditemukan, penggunaannya mudah hanya dengan menggulung tali pancing dengan reel.
Metal Jig

Jika ingin cast ke jarak yang lebih dalam dan lebih jauh, metal jig sangat berguna. Metal jig kecil dapat dilempar sangat jauh dan dapat menyelam lebih dalam dari lure dari plastik atau kayu.
Ikan target untuk lure jenis ini adalah ikan yang bermain di dasar dan pertengahan. Ketika menggunakan jig ini, pemancing harus memainkan rod keatas dan kebawah agar jig dapat bergerak sesuai dengan yang kita inginkan.
Diterjemahkan dari http://www.duel.co.jp/
Olahraga memancing merupakan olahraga yang menyenangkan. Dibalik kegembiraan memancing, kadang kita lupa bahaya yang mengintai. Oleh karena itu perlu persiapan sebelum memancing. Berikut ini merupakan peralatan serta perlengkapan yang diperlukan untuk persiapan mancing di laut:

Life Jacket: Kadang sesuatu yang tidak inginkan terjadi pada diri pemancing seperti terjatuh ke laut akibat ombak atau gelombang yang tinggi dan datang tiba-tiba atau salah berpijak. oleh karena itu jaket pelampung penting untuk keselamatan.
Fishing Vest: Fishing vast atau rompi mancing sangat penting bagi pemancing yang aktif untuk menyimpan lure atau umpan, gunting dan aksesoris lainnya.
Fishing Boots: Fishing boots atau alas kaki untuk mancing penting untuk kenyamanan kaki ada ketika basah oleh air dan melindungi kaki dari karang dan benda-benda tajam lainnya.
Pliers, Scissors, dll: Membawa gunting dan tang penjepit penting untuk membantu memb
uat rangkaian pancing, melepas lure dari ikan, dan lain-lain. Alat ukur juga boleh dibawa untuk mengukur ikan yang kita tangkap.Polarization Sunglasses: Kaca mata polarize membantu melindungi mata dari sinar matahari dan sambaran benda-benda yang membahayakan mata seperti kail serta mengurangi
pantulan sinar matahari dari permukaan air laut.Landing Net: Kadang ikan besar tertangkap pada saat kita mancing, landing net atau serokan sangat membantu untuk menaikan ikan besar pada spot yang tinggi dan daerah berbahaya.
TACKLE
Berbicara mengenai apa yang kita butuhkan untuk memancing, jawabannya iyalah sebuah rod (joran) dan reel. Berikut ini merupakan penjelasan mengenai tackle (piranti).

Rod (Joran) - Terdapat banyak macam rod tergantung panjang dan kepadatan. Ketika membeli rod, hal yang perlu diperhatikan adalah ikan target apa yang akan dipancing dan fishing points.

Reel - Terdapat berbagai pilihan reel, ada yang ukurannya kecil, sedang dan besar. Selain itu dalam pemilihan reel, perlu diperhatikan kecocokan dengan rod yang kita miliki, budget, jumlah bearing (semakin banyak semakin bagus), kapasitas benang, bahan (apakah tahan dengan air asin), faktor-faktor lain.
Line - Umumnya fishing line dikelompokan dalam 3 kategori yaitu: PE line, nylon line, dan fluorocarbon line. Kebiasaan yang berlaku, PE line digunakan sebagai main line dan fluorocarbon line sebagai shock leader. Kekuatan shock leader biasanya 3 kali lebih besar dari main line. Dengan menyambungkan line yang lebih tebal di bagian ujung, akan menyerap hentakan akibat perlawanan ikan dan mencegah tali putus akibat gigi ikan yang tajam.
Lure - gunakan berbagai jenis lure sesuai ikan target dan lokasi mancing. Cobalah bereksperimen dengan berbagai macam warna lure sesuai dengan kondisi atau warna air dan cuaca.
JENIS-JENIS LURE
Berikut ini merupakan penjelasan mengenai berbagai jenis lure
Minnow

seperti yang terlihat pada gambar, minnow adalah sejenis ikan kecil yang bergerak secara alami seperti ikan. Kebanyakan lure jenis minnow merupakan tiruan bentuk dan warna ikan yang hampir sama persis. Lure ini digunakan pada fresh water dan salt water, biasanya effektif pada saat ikan sedang lapar dan rakus. Lure jenis ini tersedia dalam berbagai jenis kedalaman, shallow type untuk target ikan yang relatif tidak dalam (dekat dengan permukaan), deep type untuk target ikan yang bermain di kedalaman, floating type merupakan lure yang bermain dipermukaan dan sinking type merupakan lure yang cepat sekali tengelam untuk target ikan didekat dasar.

Top Water

Lure jenis ini menggoda/menarik ikan di permukaan. Lure ini beraksi seperti ikan kecil yangpanik dan lari menjauh. Lure ini sangat effektif untuk memancing ikan yang bermain disekitar permukaan. Yang termasuk lure jenis ini antara lain jenis pencil dan popper yang menciptakan cipratan dipermukaan dan menimbulkan bunyi yang menggoda ikan.

Vibration

Lure jenis ini menghasilkan gerakan bergetar yang tinggi dengan bergoyang-goyang untuk menarik ikan bahkan dalam perairan dingin atau dengan jarak pandang yang rendah.

Metal Jig

Lure yang terbuat dari timah yang tengelam sambil bergoyang dan mengkilat permukaannya. Lure jenis ini biasanya untuk target perairan dalam, tapi bisa juga untuk target perairan sedang tergantun kondisi arus. Bisa digunakan untuk casting dari pantai untuk jigging di tengah (tergantung berat dan bentuknya).

Target Water Range by Lure:

WARNA LURE
Ada banyak macam warna lure. Pemancing kadang bingung dalam memilih warna lure.

Warna lure terbagi atas 2 macam pola yaitu natural color yang mencontoh bait fish atau ikan mangsa dan yang kedua warna-warna mencolok yang kontras/menyolok yang menggoda didalam air. Warna natural terdiri dari hitam, biru, hijau, coklat pada sisi punggung lure. Warna mencolok terdiri dari hijau kekuningan, oranye, merah dan sebagainya.
Warna-warna natural menggoda selera makan ikan sementara warna mencolok menggugah rasa ingin tahu ikan.
Warna effektif untuk untuk menarik perhatian ikan yang sudah kenyang adalah warna mencolok dibanding warna natural/alami. Dengan kata lain warna lure dengan warna alami cocok untuk ikan yang lapar.
PRAKTEK MEMANCING
Minnow

Kebanyakan ikan-ikan kecil bermain dibalik karang ketika air pasang dan karang berada didalam air. Ikan besar pendatang biasanya datang ke lokasi ini untuk memakan ikan-ikan kecil ini.
Jika lokasi ini agak dangkal, dan kondisi air dan karang seperti diatas, penggunaan minnow bisa dipraktekan. Lure yang bisa di lempar jauh sangat direkomendasikan untuk menjangkau daerah yang lebih dalam.
Top Water (permukaan)

Ketika ikan-ikan kecil dikejar oleh ikan besar dipermukaan, pilih lure permukaan seperti popper. Mainkan rod dengan hati-hati untuk membuat cipratan seolah2 ikan sedang menerkam mangsa.
Vibration

Lure jenis ini direkomendasikan sebagai lure pencari di air dalam ketika spot ikan bermain sulit ditemukan, penggunaannya mudah hanya dengan menggulung tali pancing dengan reel.
Metal Jig

Jika ingin cast ke jarak yang lebih dalam dan lebih jauh, metal jig sangat berguna. Metal jig kecil dapat dilempar sangat jauh dan dapat menyelam lebih dalam dari lure dari plastik atau kayu.
Ikan target untuk lure jenis ini adalah ikan yang bermain di dasar dan pertengahan. Ketika menggunakan jig ini, pemancing harus memainkan rod keatas dan kebawah agar jig dapat bergerak sesuai dengan yang kita inginkan.
Diterjemahkan dari http://www.duel.co.jp/
Label:
Lure,
Mancing,
Tackle,
Teknik mancing,
Tips
Langganan:
Postingan (Atom)