Tampilkan postingan dengan label Trik Mancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trik Mancing. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Februari 2015

Teknik Mancing Berendam di Air Tawar

Jika Anda terbiasa mancing di waduk seperti diwaduk Kedung Ombo, Waduk Bade, Waduk Gajah Mungkur teknik mancing dengan berendam sudah sering Anda lihat, namun untuk Anda yang terbiasa mancing di rawa teknik ini hampir jarang atau tidak pernah Anda temui. Teknik ini juga sudah umum dilakukan di pinggir pantai, untuk Anda yang penasaran dengan teknik mancing berendam terutama di ait tawar dan ingin mencoba berikut ini kami ulas penjelasannya.

Kenapa teknik mancing berendam hanya biasa dilakukan di waduk tentu saja karena alasan kedalaman waduk dan struktur tanah di dasar waduk yang mudah di ketahui. Rawa pada umunya adalah tanah yang memiliki struktur tidak rata, tidak hanya itu tanah endapan dari lumpur yang sudah bertahun-tahun tentu saja akan menyulitkan para pemancing untuk mengetahui kedalaman dari dasar waduk. Berbeda dengan waduk dimana biasanya adalah tanah sawah atau perkebunan yang untuk keperluan tertentu seperti irigasi sehingga berubah fungsi menjadi genangan air. Tanah di dasar waduk pada umumnya lebih solid dan memudahkan pemancing untuk menginjakkan kaki ditanah.

Pada umunya mancing teknik berendam ini menggunakan pelampung dengan umpan lumut, target ikan yang dicari ikan Munjair atau Nila. Namun jika Anda berkunjung di waduk Jatibarang yang ada di kota Semarang jenis umpan yang digunakan tidak hanya lumut, ada juga cacing merah kecil dengan target yang sama yaitu Munjair. 

Pemancing dengan teknik berendam. 

Untuk Anda yang ingin mencoba teknik ini, berikut ini peralatan dan hal penting yang Anda harus ketahui. 
  • Gunakan penutup kepala; bisa menggunakan caping, topi. Berendam di air dengan terik matarhari lagsung mengenai kepala tentu saja bisa mengakibatkan kepala pusing, apalagi jika pada musim puncak kemarau dengan intensitas sinar matahari yang tinggi.
  • Gunakan penutup wajah; jika wajah tidak ingin menjadi gosong, penutup wajah seperti masker mutlak diperlukan, namun jika Anda tidak nyaman dengan penutup wajah abaikan saja
  • Gunakan joran pancing dengan panjang antara 4-6 M, karena joran tidak akan pernah lepas dari tangan sebaiknya pilih joran pancing dari karbon yang memiliki ukuran ringgan.
  • Gunakan Kayu atau Cengkek untuk meletakkan ikan hasil pancingan, jika kondisi sekitar relatif aman, simpan baju bersih di tepi waduk, jangan di bawa pada saat menjeburkan diri ke air, resiko basah akan lebih besar.
  • Pastikan kondisi fisik prima, memancing dengan berdiri berjam-jam tentu saja membutuhkan stamina yang bagus. 
Ilustrasi memancing dengan teknik berendam 

Jika Anda pemula dan tidak mengenal medan sekitar tempat mancing pastikan bertanya terlebih dahulu dengan warga sekitar waduk kedalaman tepian waduk atau hal lain, ini untuk menghindari jika Anda tidak pandai berenang. Sebagai contoh beberapa spot waduk di Kedung Ombo dulunya bekas desa dimana bekas rumah, bekas makam, bekas sumur masih ada dan dalam kondisi yang sama. Sopan santun dan norma tentu saja perlu dijaga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. 

Jumat, 02 Januari 2015

Trik Mancing Ikan Nila di Waduk Jatibarang Semarang

Sejak di resmikan 5 Mei 2014 waduk Jatibarang kini menjadi obyek wisata sekaligus tempat memancing bagi warga kota Semarang dan kota-kota di sekitar Semarang. Lokasi waduk yang berada di komplek wisata goa Kreo menjadikan waduk ini menjadi cepat populer. Tidak salah jika waduk Jatibarang bisa menjadi alternatif wisata alam untuk Anda yang akan berkunjung ke kota Semarang.

Lokasi bendungan waduk dengan luas daerah tangkapan 54 kilometer persegi, luas genangan 184 hektare, muka air maksimum 155,30 meter ini berada di Desa Kandri, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. Waduk dengan struktur tanah perbukitan pada awalnya adalah aliran sungai besar yang mengairi persawahan di kana dan kiri aliran sungai. 

Aliran sungai besar sebelum berubah fungsi menjadi waduk Jatibarang

 Struktur Tanah Perbukitan di Waduk Jatibarang.

Jika melihat struktur tanah perbukitan di Waduk Jatibarang yang berarti berupa cekungan dengan dasar waduk adalah tanah lapang atau sawah maka teknik mancing lempar ke dasar waduk dapat dilakukan namun cara ini membutuhkan dasar yang bebas dari tumbuhan penghalang agar senar tidak menyangkut di tumbuhan. Untuk dapat melakukan teknik mancing lempar ke dasar waduk tentunya perlu waktu 2-3 tahun lagi di karenakan saat ini jenis tumbuhan ilalang yang ada di dasar waduk belum mati sepenuhnya sehingga bisa menjadi penghalang senar.

Untuk teknik macing yang umum dan sudah biasa di terapkan di waduk atau rawa adalah teknik mancing dengan pelampung dengan umpan Lumut. Untuk teknik ini bisa di terapkan di waduk Jatibarang namun Anda harus mencari spot di pinggir waduk dengan kedalaman berkisar antara 3 - 5 meter, lokasi yang cocok untuk spot ini bisa di cek disini. Jenis ikan yang diperoleh dengan teknik ini adalah ikan Nila, untuk varisi jenis ikan lain seperti ikan Putihan Anda bisa mencoba dengan teknik yang sama namun gunakan umpan jenis lain seperti pelet atau Laron.

Jika Anda terbiasa dengan tekik casting cara ini juga cocok sekali di terapkan di waduk Jatibarang, lokasi spot yang bersemak semak pada pinggiran waduk serta masih sedikitnya penduduk sekitar waduk yang memanfaatkan waduk untuk menebar jala ikan sehingga sama sekali tidak ada gangguan. Untuk jenis custing ini ikan yang akan di peroleh adalah Kutuk, bawal dan Lele.

Jumat, 15 Februari 2013

Tips Umpan Mancing Bandeng

Umpan Mancing Ikan Bandeng
Membuat Umpan Mancing Bandeng tidak terlalu sulit dan jangan terlalu neko-neko. Pengalaman JM biasanya menggunakan campuran Pelet Jitu (2 sachet) + Kuning telor (bebek) asin, 
cara membuatnya: 
pelet jitu dituangkan sedikit air panas, kemudian aduk dicampur dengan kuning telornya, air jangan terlalu banyak, sehingga adonan tidak terlalu lembek ataupun terlalu keras. Setelah umpan jadi, tempatkan di kantong plastik (transparant) atau box plastik yang tertutup (yang penting tidak bau plastik), 
kenapa harus ditempatkan khusus ? 
-->
logikanya agar umpan tidak cepat mengering karena panas teriknya kolam/tambak.
Jika anda merokok, usahakan agar umpan tidak tercemar bau rokok (biasanya tangan anda akan berbau rokok saat memulin umpan ke mata kail), siapkan lap basah untuk menghilangkan bau rokok ditangan anda tersebut sebelum memasang umpan kekail.
Faktor-faktor lain yang berpengaruh
Ikan bandeng hidup antara air asin & tawar, jika habis turun hujan bisa menyebabkan air tawar menjadi lebih banyak dari pada air asinnya sehingga Nafsu makan ikan bandeng menjadi berkurang, umpan sehebat apapun jika ikan kurang nafsu makan, jangan berharap strike bisa cepat.
Pasang surut air laut juga berpengaruh, jika air laut sedang surut rada sulit untuk mendapatkan ikan bandeng.
Waktu mancing yang baik
Cuaca tidak mendung alias cerah, umumnya jika tidak ada sinar matahari, ikan bandeng kurang bernafsu/malas.Jam yang baik untuk memancing bandeng jika sinar matahari sudah menyorot adalah sekitar jam 9 pagi dan jam 3 sore.

Senin, 11 Februari 2013

Cara Memasang Umpan Katak


Halo sobat Jm....
Kali ini JM akan ngebahas gimana Cara Memasang Umpan Katak. Nah, pastinya sobat JM penasaran bukan...??? apalagi yang baru pertama kali terjun dalam dunia mancing.

Katak atau kodok bagi sebagian orang emang rada menjijikkan ;-) namun siapa yang tahu kalo katak atau kodok sebenarnya merupakan umpan Jos untuk ikan-ikan tertentu. Kalo di Puau Jawa, umpan mancing menggunakan katak atau kodok sering dipakai waktu berburu Ikan Kutuk, namun jika di Kalimantan biasanya untuk berburu Haruan.

Nah, gimana cara Masang Umpan Katak ? Simak ulasan dibawah ini Sob.....

  • Siapkan katak anakan yang berukuran tidak terlalu gedhe. Orang Jawa biasa nyebut dengan percil (anak katak). Biasanya hidup di sawah yang baru aja dicangkul atau baru akan ditanami benih.
  • Persiapkan kail (mata pancing) anda. Umpan mancing katak ini bisa makek 2 kail. Satu ditancapkan di mulut satu lagi di badan katak.
  • Sebagai alternatif, sobat JM bisa menggunakan Kail dan Klip. Penggunaan kail dan klip oleh beberapa sobat JM dianggap lebih simpel, efektif, dan praktis. Namun itu semua terserah sobat JM lho yang memilih.... ;-)

Untuk lebih jelasnya, sobat JM bisa melihat foto Cara Masang Umpan Katak dibawah ini;
Cara Memasang Umpan Katak 1

Cara Memasang Umpan Katak 2