Tampilkan postingan dengan label Waduk Bade. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Waduk Bade. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Februari 2015

Spot Mancing Bendungan Waduk Bade Boyolali

Waduk yang diresmikan oleh Presiden Indonesia kedua, H.M. Soeharto pada tanggal 18 Mei 1991 terletak di Desa Bade Kecamatan Klego Kab. Boyolali. Waduk ini lokasinya berada di sebelah utara Kab Boyolali yang berjarak kuran lebih 50 KM dari pusat kota Boyolali. Untuk mencapai lokasi waduk dari arah Barat bisa dtempuh dengan kendaraan pribadi atau Bus dengan menempuh rute Karanggede Gemolong berjarak kurang lebih 10 KM dari Kec. Karanggedhe dengan jarak tempuh kurang lebih 10 menit. Dari jalur Timur setelah pertigaan perlintasan rel Kereta Api desa Gemolong berjarak kurang lebih 15 KM.

Waduk Bade dibuat untuk menampung debit air untuk keperluan irigasi pada saat musim kemarau. Luas wilayah waduk menccapai 97,5 hektar dengan luas genangan air mencapai 68,5 hektar. Pada saat musim puncak hujan volume air yang dapat ditampung waduk Bade mencapai 2,7 juta meter kubik dengan ketinggian air mencapai 8 M. Karena waduk ini hanya menampung air hujan pada saat mencapai musim kemarau debit air pernah hanya tersisa 10% saja dengan ketinggian air hanya mencapai 1,5 meter. 

Spot mancing bendungan Waduk Bade                             

Untuk mencapai spot mancing di waduk Bade bisa dilihat di artikel sebelumnya atau lihat disini. Untuk memudahkan memahami spot di Waduk Bade saya akan membagi Spot kedalam tiga bagian yang saya gambarkan dalam peta seperti pada gambar dibawah ini.

Waduk Bade dilihat dari google Maps 

Untuk titik Spot A dari jalan raya Kranggedhe - Gemolong masuk kurang lebih bverjarak 10 M, pertigaan pertama ambil jalur kanan atau arah ke pemakaman umum, sampai di pintu masuk makam silahkan ambil jalur kiri atau mendekati pinggir waduk. Jika pada puncak musim puncak penghujan debit air penuh maka air akan sampai di pinggir tepat di bawah pepohonan, spot ini sangat cocok karena selain teduh juga tidak perlu repot jalan kaki. Dari spot ini Anda dapat menggunakan teknik mancing dengan pelampung dengan umpan lumut

Lokasi spot B adalah sepajang pinggir waduk membentang dari utara hingga selatan, karena lokasi Bendungan maka kontur tanahnya sedikit miring dengan kedalaman puncak mencapai 8 M, untuk menuju spot mancing titik B dikenakan tarif biaya masuk sebesar Rp. 2000. Karena struktur tanah dibawah Bendungan sudah rata tanpa penghalang tanaman spot bendungan cocok untuk teknik lempar dasaran dengan umpan cacing, namun sayangnya teknik ini sering terhalang oleh banyaknya warga sekitar waduk Bade yang menggunakan jala untuk menagkap ikan dan udang. Sebelum menggunakan teknik lempar dasaran ada baiknya melihat terlebih dahulu apakah ada jaring.

Spot Bendungan waduk Bade


Warung makan dan tempat parkir Waduk Bade

Jika Anda ingin mencoba mancing di tengah bisa menyewa perahu, ongkos sewa dahulu sekitar Rp. 10.000 ( harga tahun 2006), di spot mancing B memang sengaja diperuntukkan untuk objek wisata sehingga fasilitas pendukung untuk rekreasi seperti Warung makan arau minum banyak dijumpai di sana. Untuk kenyamanan pemancing sepeda motor dapat di parkir tepat di atas pemancing sehingga motor mudah dilihat, jika Anda menggunakan kendaraan roda empat silahkan parkir di dekat warung makan disana disediakan parkir yang luas, kendaraan roda empat tidak bisa masuk lokasi bendungan.

Lokasi Spot C hampir sama dengan spot A, bedanya lokasi spot ini cukup lebar, teknik mancing dengan lempar dasar mendukung untuk di coba di sport ini, atau jika Anda ingin mencoba mancing kutuk dengan banyak joran pancing bisa di coba di spot C ini.

Sabtu, 31 Januari 2015

Spot Mancing Waduk Bade Boyolali

Secara pribadi Saya memiliki kenangan tersendiri dengan waduk Bade, untuk pertama kali Saya memiliki hobi memancing dengan taraf "Gila" hampir bisa dipastikan dalam seminggu bisa dua sampai tiga kali mancing di sana. Semua pemancing tentu sepakat mancing adalah "candu", di waduk Bade inilah untuk pertama kali Saya bisa merasakan sensasi memancing yang membuat ketagihan hingga sekarang.

Mancing bagi Saya bukan hal yang baru, waktu masih duduk dibangku SD hingga menginjak SMP mancing adalah bobi yang sudah biasa saya lakukan terutama pada hari libur. Saat bulan puasa intensitas memancing biasanya lebih sering bila dibandingkan dengan hari-hari biasa untuk mengisi waktu menunggu buka puasa. Biasanya lokasi mancing hanya di sungai tidak jauh dari tempat tinggal saya di Salatiga, jenis ikan yang didapat umumnya sama dengan sungai kecil di desa desa lainnya di jawa; ikan putihan atau yang di jawa lebih dikenal dengan ikan Wader atau Keprek atau Cethol, ikan Lele, Tawes, Udang hingga Gabus Kecil.

Waduk Bade dari spot Bendungan

Bila dibandingkan dengan mancing di sungai, mancing di waduk Bade tentu saja berbeda dari jenis ikan terutama ukuran dan sensasi mancing yang dirasakan, mancing di waduk Bade juga sekaligus untuk refreshing setelah enam hari menjalani kuliah di kota Semarang. 

Dari tempat tinggal saya di Salatiga waduk Bade berjarak kurang lebih 30 KM, lokasi waduk berada di desa kecamatan Klego yang masuk wilayah Kab. Boyolali sekitar 5 Km dari Karang gedhe. Bila dibandingkan dengan Kota Boyolali jarak antara waduk Bade dengan tempat tinggal saya relatif lebih dekat karena waduk ini berada di perbatasan utara dengan Kab, Semarang. Jarak waduk Bade dengan kota Boyolali sejauh hampir 50 KM.

Jarak waduk Bade dari kota Salatiga

Jarak waduk Bade dari kota Boyolali

Jenis ikan yang ada diwaduk Bade hampir sama dengan waduk lainnya di Jawa, yang utama atau menjadi buruan para pemancing adalah ikan Munjair / Nila, ikan Kutuk, ikan karper. Khusus di waduk Bade memang jarang ditemui ikan predator seperti bawal.

Perahu Sewa di waduk Bade

Untuk Spot mancing diwaduk Bade ada 3 titik, namun pada tulisan ini akan saya bahas dua saja yang nerupakan titik spot favorit para pemancing. Spot pertama ada di Bendungan, sementara untuk yang kedua sebelum bendungan. Untuk memancing di Bade sudah disediakan perahu dengan perlengkapan yang memadahi sehingga terhindar darti terik panas dan hujan. Untuk kedua sport mancing ikan diwaduk Bade akan saya bahas pada artikel berikutnya.