Kamis, 15 April 2010

SENSASI MANCING MONSTER ALOR

Mancing Gembira: Wiwied dan Monster AlorAlor merupakan salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Ibukota Alor berada di Kalabahi. Penduduk Alor berjumlah 150.000 jiwa, sedangkan luasnya adalah 2.864,6 KM2. Kabupaten ini berbentuk kepulauan dan dilintasi jalur pelayaran dagang internasional ke Samudera Pasifik.

Dibalik keindahan alam permukaan dan bawah laut, Alor menyimpan potensi mancing yang sungguh menakjubkan. Beberapa bulan lalu kami mendapat kabar Wiwied, operator mancing Taka Adventure, tentang keganasan monster laut Alor. Lokasi mancing yang tidak jauh dari daratan membuat Alor menjadi salah satu surga mancing yang potensial di Indonesia. Spot mancing di Alor kebanyakan cocok untuk teknik jigging dan dasaran dengan kedalaman kurang lebih 120 m serta arus yang cukup kuat sehingga pemancing yang ingin mancing disana diharapkan membawa stok jig ukuran 250 g hingga 300 g yang cukup banyak.
Mancing Gembira: Sensasi Mancing Monster Alor
Untuk mencapai Alor, rekan-rekan bisa menggunakan pesawat tujuan Kupang dan dari Kupang bisa menggunakan pesawat Merpati atau TransNusa yang melayani rute Kupang - Alor 5 kali seminggu. Jika tertarik untuk menjajal monster Alor sebaiknya persiapkan fisik dan disarankan membawa persediaan jig ukuran 250 g dan 300 g yang banyak. Taka Adventure sebagai salah satu operator mancing disana juga menyiapkan rod serta reel bagi tamu-tamunya.


Foto: dokumentasi sdr Wiwied (Taka Adventure)

RAJA AMPAT, WISATA BAHARI TERBAIK DI DUNIA

Mancing Gembira: Giant TrevallyKabupaten Raja Ampat letaknya terpencil di Papua Barat. Kawasan ini menyimpan sejuta keindahan bawah laut. Wisata bahari Raja Ampat dikenal sebagai salah satu dari 10 wisata menyelam terbaik di dunia.

Pesona dan kekayaan alam bawah laut, menjadi andalan Kabupaten Raja Ampat menembus persaingan dunia pariwisata di Indonesia dan dunia. Kawasan ini dikenal sebagai pusat sumber daya alam tropis terkaya di dunia.

"Kita ingin memperkenalkan Raja Ampat ke dunia. Wisata bahari Raja Ampat mempunyai potensi dan peluang menjadi yang utama dalam pentas dunia," kata Bupati Raja Ampat Marcus Wanma saat pembukaan Pusat Informasi Wisata Raja Ampat di Jl By Pass Sanur, Denpasar, Kamis (15/4/2010).

Untuk memperkenalkannya ke dunia, Raja Ampat membuka pusat informasi di Bali. Alasannya, Bali sebagai destinasi utama kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

"Melalui Bali kita memperkenalkan dan mengundang investor dunia ke Raja Ampat," kata Marcus.Mancing Gembira: Diving Soft Coral Raja Ampat

Raja Ampat adalah kabupaten baru di Indonesia. Wilayah yang terletak terpencil di Papua Barat ini baru berusia tujuh tahun. Bahkan, infrastrukturnya belum memadai. Untuk mencapai Raja Ampat, wisatawan harus terbang ke Sorong kemudian menyusuri laut sejauh 71 km untuk tiba di Raja Ampat.

Meskipun masih berusia dini, Raja Ampat mampu menyedot wisatawan mancanegara sebanyak 5 ribu orang per tahun pada 2009. Targetnya, kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 6 ribu di tahun 2010. (gds/djo)
Sumber: detik.com, Edited By MG

Senin, 12 April 2010

MUSIM MANCING CUMI

Mancing Cumi Pulau CondongMancing cumi memang sungguh mengasikkan, apa lagi jika kita bisa menikmati cumi hasil pancingan kita sendiri yang langsung dibakar, hmmmm yummy. Cumi segar yang dibakar akan terasa lebih manis ketimbang yang sudah tidak segar dan kena es.

Mancing Gembira akhir pekan ini berkesempatan berwisata ke Pulau Condong, Lampung selatan. Kami menyaksikan banyak nelayan memancing cumi dari garis pantai. Kami sempat mewawancarai para nelayan tersebut. Menurut mereka bulan-bulan ini (april) merupakan puncaknya musim cumi. Dengan hanya bermodalkan segulung kenur dan sebuah kapela (jig squid), dari pagi hingga tengah hari bisa mengumpulkan total tangkapan sekitar 3 kilo cumi dengan ukuran yang lumayan besar.

Melihat hasil yang diperoleh para nelayan tersebut, akhirnya kami pun tergoda untuk mengeluarkan joran dan reel serta capela dari dalam tas. Mulailah kami memancing, satu demi satu cumi karang berhasil kami pancing. Kami sangat menikmati saat-saat ketika cumi menerkam capela dan berjuang untuk melepaskan diri dengan menyemburkan tinta hitam dari tubuhnya.

Bagan Siklus Hidup CumiMenurut situs www.duel.co.jp, saat terbaik untuk mancing cumi adalah bulan April hingga Juni yang merupakan masa berkembang biak cumi. Cumi yang dipancing pada bulan-bulan tersebut biasanya memiliki bobot lebih besar dari pada bulan-bulan lain. Sementara menurut sumber lain, waktu yang tepat untuk mancing cumi ialah pagi hari dan sore hari.
Selamat mancing cumi....

Selasa, 06 April 2010

LOMBA MANCING SAIL BANDA 2010

Mancing Gembira: Sail Banda 2010Sail Banda merupakan serangkaian kegiatan bahari yang dilaksanakan tiap tahun di Kepulauan Banda. Kepulauan Banda sendiri merupakan bagian dari Propinsi Maluku atau yang dikenal dengan nama Moluccas Province. Kegiatan Sail Banda pada tahun ini akan berlangsung dari bulan April hingga bulan Agustus. Sementara persiapannya sendiri dimulai jauh sebelum itu.

Sail Banda 2010 akan mengambil tema utama “ Small Island For Our Future “ artinya pulau-pulau kecil unutk masa depan kita. Tema ini diambil karena Maluku sebagai lokasi kegiatan ini merupakan provinsi yang srtuktur geografisnya didominasi oleh pulau-pulau kecil. Sekaligus sebagai wilayah yang sangat terancam dengan isu perubahan iklim maka sangat relevan kalau diskusi difokuskan pada dampak perubahan ilkim pada pulau-pulau kecil. Suatu agenda yang menarik untuk dipahami oleh Forum Provinsi Kepulauan.

Kegiatan-kegiatan yang akan berlangsung pada Sail Banda 2010 antara lain: Rally & Yatch Race; Kejurnas Air dan Lomba Mancing; Turnamen Selam Internasional; Arafura Games; Konferensi Internasional tentang Pulau-pulau Kecil; Konferensi Kerjasama Indonesia Australia (G to G dan P to P); Seminar Internasional tentang "Sago Rempah untuk Ketahanan Pangan; Expo Hasil Laut; Lintas Nusantara Remaja Bahari; Upacara Kemerdekaan RI di Pulau Terluar; Operasi Bhakri "Baskara SURYA JAYA"; Pertemuan antar Angkatan Laut dan kunjungan ke Pelabuhan.

Lomba Mancing pada Sail Banda 2010 kali ini merupakan lomba mancing berkelompok dengan persyaratan tiap kelompok harus mengumpulkan ikan-ikan hasil pancingnya, yang terbanyak akan menjadi pemenang dalam lomba mancing ini. Kategori lomba ini adalah internasional dan nasional.

Untuk keterangan lebih jauh mengenai kegiatan ini, rekan-rekan mancing bisa mengunjungi situs resmi Sail Banda 2010: www.sailbanda.com dan www.sailbanda2010.com. Sampai ketemu pada Lomba Mancing di Sail Banda 2010.

Kamis, 01 April 2010

TEKNOLOGI TRANSGENIK PADA IKAN

Mancing Gembira: Ikan Trout Six-PackBeberapa waktu lalu sempat heboh tentang Six-Pack Trout dimana ikan mutan ini merupakan hasil kerja keras pada ilmuwan bertahun-tahun yang lalu dengan menyuntikan ratusan telur ikan Rainbow Trout dengan DNA deri species lain yang membuat telur-telur ini menetas dan menghasilkan ikan yang berotot.

Bagi industri mancing, khususnya mancing galatama, teknologi ini bisa merupakan solusi masaMancing Gembira: Perbandingan trout normal dan mutan depan yang dapat membawa mancing galatama lebih menarik jika para ahli bisa membuat ikan-ikan air tawar yang biasa dipertandingkan dalam mancing galatama menjadi six-pack atau berotot besar. Ikan mutan dengan otot yang lebih besar dari ikan-ikan biasa akan memberikan perlawanan yang lebih hebat ketika tersangkut kail pemancing (strike). Ini akan memberi kepuasan tersendiri bagi para pemancing (angler).

Sayangnya dari sisi konservasi dan akan membahayakan ekosistem jika ikan-ikan transgenik atau mutan ini lepas di sungai atau danau karena akan mengganggu keseimbangan ekosistem. Ikan-ikan ini akan menjadi predator yang ganas bagi perairan sekitarnya dan juga mengganggu keseimbangan bagi predatornya.

Senin, 15 Maret 2010

DEEP INDONESIA EXTREME INDONESIA

Popper Adhek BaliSeperti kita ketahui acara Deep Indonesia dan Extreme Indonesia merupakan event exhibisi diving, olahraga air serta adventure dan travel terbesar di Indonesia. Mancing merupakan salah satu olahraga air juga merupakan kegiatan rekreasional yang berhubungan dengan air.

Deep Indonesia dan Extreme Indonesia tiap tahun diadakan pada bulan Maret, tahun ini diadakan pada tanggal 12 hingga 14 Maret. Salah satu pendukung dalam acara ini adalah FORMASI (Federasi Olahraga Mancing Seluruh Indonesia) yaitu wadah resmi bagi para penggiat olahraga mancing, pemancing / angler di Indonesia. Pada Deep Indonesia dan Extreme Indonesia tahun ini kami sempat mencatat ada 2 booth yang mengusung tema tentang olahraga mancing. Kedua booth tersebut adalah: Catalina Cylinder & Adhek Bali serta Mancing Magazine.

Catalina Cylinder & Adhek Bali menawarkan peralatan selam dan popper Adhek Bali yang terkenal tersebut. Pada booth mereka terlihat pengunjung cukup banyak dan mereka terlihat asik memperhatikan film mancing yang sedang diputar didepan booth ini. Terlihat juga Pak Adhek sedang menjelaskan kepada beberapa pengunjung yang bertanya mengenai popper buatannya dan mengenai trip mancing di Bali. Didepan booth terlihat sebuah display berisi berbagai jenis popper buatan Bapak Adhek ini.

Booth Mancing MagazineSementara pada booth Mancing Magazine, mereka menawarkan produk Majalah Mancing, T-shirt bertema mancing produksi Singindrag, Popper produksi Rudi Popper, Trip Mancing dengan EO dari MKFishingtour, Electrofish, Serta berbagai Jig dan Inchiku dari Toko Pancing Asia Central Pancing (bandengan). Booth Mancing ini terlihat sangat ramai dan mampu mencuri perhatian pengunjung pameran. Terlihat disana Mas Gino dan Mas Anto dengan semangatnya menawarkan serta menjelaskan trip mancing MK fishingtour kepada para pengunjung pameran yang melintas, sementara staf dari majalah mancing sedang membantu beberapa pengunjung yang sedang mencoba permainan simulasi mancing dengan joran yang menggunakan visual pada televisi dan alat yang berbentuk kotak hitam yang akan menarik benang pancing para pemain layaknya fight dengan ikan GT atau Marlin betulan. Bapak Djoko terlihat melayani pengunjung yang tertarik pada lure yang dipajang di booth ini.

Secara umum Deep Indonesia kali ini terbilang sukses. Pengunjung yang mengunjungi pameran yang bertiket masuk seharga 20 ribu Rupiah ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Menurut beberapa pengunjung, peserta pameran kali ini tidak sebanyak tahun lalu. Tahun ini tempat pelaksanaan acara ini agak tersembunyi sehingga agak menyulitkan pengunjung (lokasi tahun lalu sedang digunakan untuk pameran produk agro yang waktu pelaksanaannya juga bersamaan). Kami berharap tahun depan lebih banyak lagi peserta pameran yang berhubungan dengan olahraga mancing seperti trip mancing, majalah/tabloit mancing, peralatan mancing maupun pernak-pernik mancing lainnya.

Rabu, 17 Februari 2010

LURE DENGAN SENTUHAN BioPulse SYSTEM

MysticTackleworks BioPulse lure system attracts fish and encourages them to take the bait Image: Louisiana State UniversityKegiatan mancing seharusnya merupakan sesuatu aktivitas rekreasi menyenangkan dan bebas dari ketegangan sayangnya kadang hal tersebut malah sebaliknya. Kadang kala kegiatan mancing malah menjadi aktifitas yang membuat frustasi ketika tak satupun strike yang terjadi. Hal ini membuat trip mancing gembira kita menjadi berantakan. Banyak usaha yang dilakukan produsen alat pancing agar dapat memuaskan para pemancing.

Setelah melakukan research mengenai chemosensory system dari berbagai species ikan air tawar maupun species ikan air laut selama sekitar 30 tahun terakhir John Caprio, seorang peneliti sistem perasa dan penciuman pada ikan dari Lousiana State University (LSU) bekerjasama dengan Mystic Tackleworks menciptakan The BioPulse Lure System. Caprio menemukan perangsang alami spesifik yang megaktifkan sensor rasa dari ikan sehingga menyebabkan ikan secara reflex berkeinginan untuk makan makanan yang ada disekitarnya atau lure. Seperti perkataan Caprio yang dikutip dari gizmag:

If you look at how chemosensory input occurs in both our brain and that of a fish, you'll see that smell input is to forebrain whereas taste input is to the back, the highly reflexive part of the brain. The take home message from this is simple: fish learn and associate particular scents as food, but taste is an actual reflex for them. The taste of particular natural chemicals triggers a feeding response.


Mystical Tecklework merupakan perusahaan pembuat fishing lure yang memegang license teknologi Caprio bersama ahli sensory ikan lainnya mendevelop BioPulse Lure System. Lure ini bergerak bagai ikan mangsa dan memancarkan frekuensi suara yang rumit yang hampir sama dengan suara dan getaran air yang dihasilkan dari mangsanya di dalam air. Lure ini menggunakan rangsangan dengan penampakan dan gelombang UV ringan untuk menarik perhatian ikan serta melepaskan hormon pembangkit selera makan dari rongga bertekanan pada tubuhnya untuk mendorong ikan menghajar lure yang sedang lewat di depannya.

Lure ini diperlengkapi oleh internal scent-dispeser yang akan melepaskan aroma teretentu dalam dosis terukur dan setelah digunakan mancing selama 45 menit dapat diisi kembali. Lure ini terbuat dari shock-resistant polymer dan sekelilingnya dilengkapi sensor cahaya yang memonitor cahaya di dalam air serta dapat mengaktifkan beberapa buat lampu LED untuk mendorong lebih banyak ikan untuk menyerang.

Bagi sebagian orang penggunaan teknologi canggih seperti ini sebenarnya membuat olahraga mancing tidak menarik lagi karena ikan menjadi dengan mudahnya tertangkap serta dapat merusak ekosistem karena pemancing yang kontra dengan Catch and Release akan dengan mudahnya menghabisi species ikan yang ada diperairan tertentu. Tetapi bagi beberapa pemancing / angler hal ini sangat membantu mereka dalam mancing terlebih ketika trip mancing yang sedang dijalani hampir tidak menghasilkan strike sama sekali.

Jika anda termasuk pemancing yang tertarik menggunakan teknologi seperti ini dalam trip mancing anda, anda bisa mendapatkan Freshwater dan Saltwater Kit dari MysticTackleworks BioPulse Lure System dengan harga berkisar US$ 33.96 pada situs http://www.mystictackleworks.com/. Pilihan warna yang ditawarkan ada 3 yaitu: Rainbow 5.5", Shimmering Shad 5.5", serta Gold Shiner 5.5". Kit atau paket yang ditawarkan terdiri dari 2 jenis yaitu The BioPulse Saltwater Medium Diver Kit terdiri dari lure dengan split ring dan 2 Eagle Claw 'Lazer Sharp' hooks, setabung Sci-X™ Saltwater Neurological Feeding Stimulant, dan sebotol BioFlush™ Anti-Microbial Cleaning Solution dan The BioPulse Freshwater Medium Diver Kit terdiri dari lure dengan split ring dan 2 Eagle Claw 'Lazer Sharp' hooks, setabung Sci-X™ Freshwater Neurological Feeding Stimulant, dan sebotol BioFlush™ Anti-Microbial Cleaning Solution.

Sumber: www.gizmag.com, www.mystictackleworks.com, dan berbagai sumber lain.